Makassar, 31 Juli 2025 — Kejaksaan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengadaan Pengamanan Taktis dan Komunikasi Interpersonal, yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2025, bertempat di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai bidang intelijen dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kejaksaan RI, sebagai upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme dalam bidang pengamanan serta penguatan komunikasi interpersonal dalam pelaksanaan tugas.
Dalam sambutannya saat membuka acara, perwakilan dari Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kejaksaan di lapangan, terutama dalam menghadapi dinamika dan tantangan yang kian kompleks.
“Pengamanan taktis dan kemampuan komunikasi interpersonal merupakan dua aspek krusial yang harus dimiliki oleh setiap insan Adhyaksa. Tidak hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga membangun kepercayaan publik,” ujar beliau.
Materi pelatihan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik dasar pengamanan taktis, manajemen situasi darurat, pelatihan aplikasi pengadaan pengamanan taktis dan komunikasi interpersonal Kejaksaan Republik Indonesia hingga penguatan komunikasi efektif di lingkungan kerja dan saat berinteraksi dengan masyarakat. Para peserta juga mendapat simulasi praktis dan studi kasus guna memperkuat pemahaman dan keterampilan secara langsung.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.
Kegiatan ditutup secara resmi pada tanggal 31 Juli 2025 dengan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan baik.

